Bolehkah aku cemburu?

Bolehkah aku cemburu?

Bukan cemburu pada kekasih hati..

Bukan,, bukan itu..

 

Aku cemburu,, setiap melihat orang tua yang memanjakan anaknya..

Aku cemburu,, setiap melihat anak bisa jalan-jalan dengan kedua orang tua nya..

Aku cemburu,, setiap mendengar seorang anak bisa mencium tangan ibu atau bapak nya setiap hari..

Aku cemburu,, setiap mendengar orang tua yang membiayai kuliah anaknya di perguruan Tinggi Negeri..

Aku cemburu,, setiap melihat anak yang bisa menuntut ilmu setinggi-tinggi nya..

Aku cemburu,, setiap melihat orang tua yang bisa memberikan apapun yang anaknya inginkan..

Aku cemburu,, setiap melihat anak yang tidak harus mengerjakan semua pekerjaan rumah karena hidupnya menumpang sanak saudara..

Aku cemburu,, setiap melihat anak yang bisa hidup enak sementara aku terkadang harus pusing memikirkan biaya hidupku..

Aku cemburu,, setiap kali aku melihat ke atas tanpa memperdulikan orang yang berada di bawah..

Aku cemburu..

 

Ampuni aku Ya Robb..

Bila aku jarang mensyukuri nikmat yang Engkau berikan padaku..

Bila aku terkadang lupa dan tidak menganggap istimewa atas kesempurnaan yang Engkau ciptakan dalam diriku..

Aku lupa bahwa tidak sedikit orang yang Engkau ciptakan tidak memiliki kesempurnaan fisik, tetapi mereka tetap bisa tersenyum..

Aku lupa bahwa semua rejeki yang Engkau berikan padaku pada dasarnya cukup, tetapi aku jarang untuk berbagi terhadap sesama..

Aku lupa,, kalau sedikit kesulitan yang Engkau berikan padaku itu untuk menguatkan diriku..

Aku lupa,,kalau aku sekarang tidak menjadi anak manja yang menggantungkan semuanya pada orang tua..

Aku lupa..

Ampuni Aku Ya Robb..

 

Aku bersyukur atas semua pencapaianku sampai saat ini..

Meskipun aku harus cuti kuliah karena keteledoranku dalam mengkalkulasikan keuangan..

Aku rela..

Ini semua aku harus terima..

Karena aku tahu, Engkau lah Yang Maha Rohman dan Maha Rohim..

 

23/05/2016 19.20

Iklan

Jangan Jatuh Cinta..!!!

 

Seperti yang banyak diketahui orang banyak bahwa manusia itu tempatnya salah dan lupa. Terbukti tidak ada 1 manusia pun yang tidak pernah melakukan satu kesalahan sekecil apapun itu..

Aku selalu ingat itu. Terlebih ketika aku sudah berkomitmen untuk tidak melakukan hubungan yang dilarang dalam agama islam, yaitu berpacaran. Sejauh ini aku tidak terlalu sulit untuk menjalani masa lajangku tanpa pacaran, aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pacar selama 4 tahun belakangan ini.

Tapi semuanya terasa berbeda ketika aku merasakan sesuatu yang tidak seharusnya aku rasakan saat ini.. Kau pasti bisa menebak! Yap, jatuh cinta..

Aku menyukainya, seorang laki-laki yang sudah lama ku kenal tapi tiba-tiba aku merasakan getaran yang berbeda.. Kalau kau menanyakan sebabnya, aku perlu memikirkannya selama 4 hari 4 malam.. Hehe.. Yah tidak penting buatmu memang, tapi membuatku terheran-heran.

Berita baiknya, ternyata dia pun sama seperti aku, berkomitmen untuk tidak pacaran sebelum menikah.. dan yang perlu kamu tahu, dia pernah bilang kalau dia ada rencana untuk menikah tahun depan..

Aku tidak memiliki target seperti dia, tapi mama ku menargetkan kalau aku boleh menikah setelah lulus kuliahku.. Mungkin bisa 3 tahun lagi aku lulus kuliah.. Insya Allah.. Do’a kan yah semoga lancar urusan study dan jodohku.. Aamiin..

 

MAMI BAHAGIAKU..

Bahagia itu …

ketika merasa kesepian..

ketika merasa sedih..

ketika merasa harapan tak menjadi kenyataan..

ketika merasa tidak pernah dipedulikan..

ketika merasa cemburu karena tidak diperlakukan sama..

ketika merasa tidak disayang..

tetapi suatu saat Allah SWT mentakdirkan aku untuk bertemu dengan mami..

walau bukan mami yang melahirkan aku..

walau baru dipertemukan di usia ku yang ke-17 tahun..

walau begitu aku sayang mami..

walau mami bilang sayang nya aku ke mami cuma sekedar kata di mulut..

Tak apa, Allah Maha Tahu.. Aku sayang mami dari hati ku..

Walau aku terkadang menjengkelkan, membuat mami kesal dan marah, (mungkin) membuat mami khawatir..

Kalau cuma sekedar kata di mulut,,

mungkin aku tidak akan pernah bertahan untuk selalu menemani mami..

mungkin aku sudah pergi mencari kesenanganku sendiri..

mungkin aku tak akan menyayangi mami sampai seperti ini..

menuruti dan mengikuti apa yang mami katakan..

Maafin aku mam,,

kalau terkadang aku berbohong sama mami..

kadang berbohong untuk kesenangan aku sendiri..

kadang berbohong untuk menutupi semua kesulitan yang aku rasa..

kadang juga aku berbohong kalau aku sedang jatuh cinta..

Aku kadang malu, dan aku ga mau buat mami sedih dan memikirkan kesulitan yang aku rasa..

Aku tahu,, permasalahan hidup yang mami rasa tidaklah ringan dan tidak juga sedikit..

Aku sayang mami..

dari hatiku..

 

Saat ini..

aku sedih.. aku ingin menangis.. hati ku seperti teriris..

setiap aku membuat mami marah dan mami bilang kalau aku dan mami akan menjadi jauh,, mami jijik sama aku yang sering berbohong sama mami..

Aku tahu mami tahu aku berbohong..

Aku takut mami marah,, tapi anehnya aku selalu membuat mami marah..

Aku bingung mam..

Aku ingin selalu di sayang tapi terkadang aku merasa dikekang..

padahal mami baik banget sama aku, dan tidak pernah mengekang aku..

padahal mami cuma mau aku selalu bilang dengan jujur, apapun itu..

Tapi kadang aku lupa bilang sama mami kalau aku harus pulang malam..

Mami marah, mami khawatir tapi mami selalu menganggap aku sengaja buat mami khawatir..

penyakitku.. kadang lupa dan tidak bisa jujur ,, tentang hidupku dan semua yang aku takutkan..

 

24 Mei 2016

Semoga Kita Berjodoh..

Kata orang, kalau sepasang manusia sedang jatuh cinta itu pasti merasakan semuanya indah dan berwarna. Segala yang buruk dapat terlihat baik-baik saja, bahkan semua kekurangan akan berubah menjadi kelebihan dan kesempurnaan. Karena apa? Karena kita sedang jatuh ke dalam jurang yang bernama cinta dan tahukah kamu bahwa cinta itu Buta?

Insya Allah aku tidak jatuh cinta, aku ingin membangun cinta agar mencapai Ridho-Nya dan menjalin cinta karena-Nya.

 

25 April 2016 (PB)

Terima kasih untuk canda tawa yang pertama kalinya bersama kamu.. Malam pun menjadi saksi, bintang menjadi penerang.. malam itu bersamamu di sebuah tempat yang sederhana tetapi membuat hatiku seperti melayang di angkasa.. Aku masih ingat, di sepanjang perjalanan malam itu hidungku mencium aroma masakan yang berbahan dasar daging kambing. Ku tanya kamu tidak merasakannya, mungkin karena kita berencana makan kambing waktu itu. Suatu saat aku ingin ke tempat ini lagi, entah dengan siapa, atau dengan kamu saat kita sudah menjadi pasangan yang halal suatu saat nanti. Semoga kita berjodoh.

8 Mei 2016 (CJ)

Tak terencana tapi kita bisa bersama selama seharian.. Jadwal acara training yang begitu mendadak, mungkin karena kita sedang dekat spontan saja kamu yang terlintas dibenakku, tanpa banyak berpikir aku mengajakmu dan ternyata kamu mau ikut juga. Banyak yang aku dapat dari acara Training hari ini, terutama tentang impian dan Tuhanku. Nanti akan kutuliskan dengan Judul tersendiri tentang training “Quantum” yang aku ikuti. Oke kembali ke laptop, aku tak mau mengatakan aku jatuh cinta, walaupun pada kenyataannya hatiku selalu merasakan desiran aneh saat memandang matamu, aku tak mampu menatap mata itu. Aku takut tatapanmu itu semakin dalam menancap direlung hati ini. Usai training siang itu, kita lunch untuk pertama kalinya, aku agak gemetar dan pusing kepala karna terlambat makan. Kamu khawatir dan memegang tanganku, aku kaget sekaligus merasakan getaran aneh itu lagi. Ya Tuhan, semoga tidak ada syaithan diantara kami. Tapi aku menikmatinya, menikmati tanganmu menggenggam jari-jariku, menikmati bersama denganmu diantara derasnya hujan, dan menikmati getaran aneh bagaikan tersengat listrik yang memanjakan. Terima kasih untuk hari ini, aku sempat berfikir, kalau saja hari ini tidak akan berakhir, kalau saja aku bisa merasakan selamanya tentu saja dalam ikatan yang halal bersamamu, menjalin Rumah Tangga yang diridhoi-Nya dan membangun cinta.

12 Mei 2016 (PG)

Kali ini sop durian. Dimanapun tak menjadi persoalan asal bersama kamu malam ini dan bersama hujan yang turun lagi. Tak banyak kata dan sesekali bercanda tawa. Aku dan kamu diantara banyak pasangan yang sedang merasakan hal yang sama, hati yang berdesir itu. Kita saling bertukar informasi tentang pribadi bahkan keluarga. Kita sama-sama tahu kalau saling memiliki perasaan yang sama tapi kita tak pernah mengungkapkannya. Kita saling menjaga dan seolah kita sudah berkomitmen untuk mempersiapkan segalanya. Aku hanya mampu menunggu karna kita bukan sepasang kekasih dan kita juga tidak menjalin hubungan untuk berpacaran. Kita hanya dekat, saling menjaga perasaan, dan saling memantaskan diri agar suatu saat menjadi pasangan yang halal dan saling mencinta karena-Nya. Kapan kamu siap menemui waliku? Kapan kamu akan memperkenalkan aku pada kedua orang tuamu bahwa aku calon menantunya?

Karena Allah Menyayangi Kita

Kau mungkin pernah melihat ketika seorang anak menjadi kotor, maka ibunya memandikannya.

Lalu suara tangisan anak itu terdengar dan kaupun bertanya, “Kenapa anak itu menangis?.. Dimana ibunya?”

Seseorang memberitahumu, “Dia yang sedang bersamanya.”
Lantas kaupun bertanya, “Kenapa dia tidak mendiamkannya?”

Dia menjawab, “Ibunyalah yang menyebabkannya menangis.”

Kemudian kau berkata,”Seorang ibu tidak mungkin membuat anaknya menangis.”

Dia menjawab, “Anaknya kotor, dan karena cinta kepada anaknya, dia tidak mau melihat anaknya kotor. Jadi dia memandikannya agar dia bersih, sehingga dia bisa memeluknya dan menggendongnya.”

Begitu juga ketika Allah ‘azza wa jalla melihat hamba-hambanya yang dikasihi dalam keadaan kotor dan penuh dosa. Maka Allah katakan

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Wahai sekalian manusia, ketahuilah bahwa musibah yang menimpa kalian tidak lain adalah disebabkan karena dosa yang kalian dahulu perbuat. Dan Allah memaafkan kesalahan-kesalahan kalian tersebut. Dia bukan hanya tidak menyiksa kalian, namun Allah langsung memaafkan dosa yang kalian perbuat.”

Ditulis oleh Abu Azzam Mubarok

Berdagang

Ada seorang kawan yang bercerita, pada mulanya hanya menanyakan sebuah pekerjaan agar dia bisa memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Saya terkejut, karna dia mengatakan mau menjadi apa saja, tidak harus di office, jadi cleaning service pun mau. Mungkin karena dia sangat membutuhkan pekerjaan, padahal diluaran sana banyak seorang lulusan SMK jurusan Accounting yang menjadi staff Accounting, finance, dan lain sebagainya. Walau tak sedikit juga yang lulusan SMA atau SMK menjadi office boy/girl atau cleaning service sekalipun. Saya pun masih lulusan SMK jurusan Sekretaris/Administrasi Perkantoran, Alhamdulillah Allah memberikan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan basic saya.

Saya yang saat itu tidak memiliki informasi lowongan dikantor maupun lingkungan saya, hanya bisa membantu memberikan informasi kalau nanti ada lowongan pekerjaan, tidak ada jaminan ada atau tidaknya. Saya hanya bisa membantu support untuk mencari informasi di social media misalnya jobstreet, jobsDB, dsb. Bahkan saya sarankan untuk dagang, ya dagang seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, saya teringat kata-kata Rasulullah bahwa 9 dari 10 pintu rejeki ada di perniagaan. Di jaman digital saat ini, kalau kita memiliki niat dan tekad yang kuat sangat mudah untuk berdagang tanpa modal dengan akad sebagai reseller tentunya.  Dan bisa menjualnya selain offline ya apalagi kalau bukan dengan cara online yang memanfaatkan social media yang banyak digunakan manusia di era digital ini.

Ya, mungkin saat itu saya terkesan melakukan prospek terhadap kawan tersebut, karena memang setahun belakangan ini saya sedang menggeluti digital preneur yang sedang marak seiring berkembangnya pengguna internet yang sangat drastis khususnya di Indonesia.

Pada prinsipnya, berdagang itu bukan memanfaatkan kawan kita yang sedang kesulitan untuk membeli suatu produk atau memasarkan produk kita. Berdagang adalah akad jual beli yang saling menolong antara penjual yang mencari keuntungan dan pembeli yang memenuhi kebutuhan.

18 Februari 2016